5 Manfaat Susu untuk Kesehatan, Salah Satu Produk Unggulan Boyolali

5 Manfaat Susu untuk Kesehatan, Salah Satu Produk Unggulan Boyolali

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Selasa, 06 Nov 2018 17:45 WIB
5 Manfaat Susu untuk Kesehatan, Salah Satu Produk Unggulan Boyolali
Minum susu itu sehat lho! Foto: Getty Images
Jakarta - Calon presiden (capres) Prabowo sempat menyinggung nama Kabupaten Boyolali baru-baru ini. Kabupaten yang berada di Jawa Tengah ini memang dikenal sebagai produsen beberapa produk makanan dan minuman, salah satunya susu.

Dalam laman resmi Boyolali, kabupaten ini memiliki populasi sapi perah sebanyak 88.430 ekor dengan produksi 46.906.493 liter per tahun, atau rata-rata per hari 130.296 liter. Susu sapi memang dinikmati oleh banyak kalangan sejak ribuan tahun yang lalu dan dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan.

Konsumsi susu masih banyak diperdebatkan dalam dunia gizi. Namun ada 5 hal manfaat sehat dari meminum susu yang telah terbukti, seperti berikut ini:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Susu kaya akan nutrisi

Foto: Istock
Susu bisa dihasilkan baik dari hewani (sapi, kambing, domba) maupun nabati (kacang-kacangan, biji-bijian). Susu hewani sendiri memiliki cukup banyak nutrisi, sehingga menjadikannya sebagai sumber terbaik dari vitamin dan mineral.

Selain itu ada juga potasium vitamin B12, kalsium, vitamin D dan A, magnesium, zinc dan tiamin. Susu juga bisa menjadi sumber protein yang baik dan mengandung ratusan asam lemak yang berbeda, yang dapat membantumu mengurangi risiko terkena diabetes dan penyakit jantung, seperti dikutip dari situs Healthline.

Namun kandungan nutrisi pada susu tergantung dari beberapa faktor seperti kandungan lemak, makanan, serta perawatan dari hewannya sendiri. Misal susu yang dihasilkan dari sapi yang makan lebih banyak rumput, biasanya memiliki jumlah asam linoleic dan asam lemak omega-3 lebih banyak dan juga mengandung antioksidan seperti beta karoten yang membantu mengurangi radang dan stres oksidasi.

Salah satu sumber protein terbaik

Foto: Istock
Susu kaya akan nutrisi, salah satunya adalah protein. Setiap satu cangkir susu mengandung 8 gram protein, yang sangat penting bagi tumbuh kembang tubuh, perbaikan sel-sel dan mengatur sistem imun.

Di dalam susu juga terkandung kesembilan asam amino yang sangat penting untuk membantu tubuh berfungsi lebih optimal. Ada juga dua tipe utama protein yang dikandung dalam susu yang disebut casein dan protein whey yang sangat baik untuk memperbaiki otot usai berolahraga.

Bahkan faktanya, konsumsi susu yang cukup banyak setelah berolahraga dapat mengurangi kerusakan otot, memperbaiki otot, meningkatkan kekuatan dan mengurangi nyeri otot. Meminum susu juga disebut dapat menurunkan risiko kehilangan otot akibat penuaan dalam beberapa studi.

Menguatkan tulang

Foto: iStock
Sudah banyak diketahui bahwa meminum susu dapat membantu memperkuat tulang. Hal ini disebabkan oleh kombinasi luar biasa dari kalsium, fosfot, potasium dan vitamin K2 (yang hanya bisa didapat dari susu sapi kaya lemak dan memakan rumput) yang dibutuhkan untuk menyehatkan tulang.

Sekitar 99 persen kalsium dalam tubuh berada di tulang dan gigi. Susu bisa menjadi sumber kalsium terbaik dan mampu mencegah risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang serta mengurangi risiko terjadinya fraktur.

Mencegah kegemukan

Foto: iStock
Meminum susu juga bisa membantumu yang sedang berdiet. Dan ternyata bukan dengan susu rendah lemak atau susu skim, lho. Sebuah studi pada 145 anak-anak Latin berusia 3 tahun mengungkapkan bahwa konsumsi lemak berhubungan dengan penurunan risiko obesitas pada anak-anak.

Studi lainnya melibatkan lebih dari 18 ribu wanita paruh baya dan lansia yang menunjukkan bahwa memakan produk susu berlemak tinggi malah menurunkan berat badan dan risiko obesitas. Hal ini disebabkan kandungan dalam susu seperti protein dan asam linoleic yang dapat membantu membuatmu lebih kenyang lebih lama, sehingga mencegah makan berlebihan, serta membantu memecah lemak.

Bahan serbaguna

Foto: iStock
Susu merupakan sebuah bahan serbaguna yang bisa digunakan untuk apa saja, baik makanan maupun minuman. Jika sedang berdiet, kamu bisa mencampur susu dalam smoothies, oatmeal, kopi dan bahkan sup untuk cita rasa krim nan gurih.

Jika tak suka susu, ada juga produk susu lainnya yang memiliki nutrisi yang hampir sama. Misalnya yogurt tanpa rasa yang dibuat dari susu juga, bisa kamu jadikan topping atau memakannya langsung dengan buah-buahan.

Walaupun kaya akan nutrisi, ada beberapa kondisi tertentu yang membuat seseorang tak disarankan untuk mengonsumsinya. Seperti seseorang yang memiliki intoleransi laktosa yang tak bisa mencerna laktosa, gula dalam produk susu. Atau orang-orang yang memiliki pantangan makan, alasan kesehatan atau etis.

Sehingga mereka memilih untuk meminum susu yang berasal dari tanaman seperti kacang-kacangan atau biji-bijian. Ada susu almond, susu kelapa, susu kedelai, susu oat dan susu beras. Jika kamu tertarik meminum susu nabati, perhatikan untuk tidak meminum yang mengandung pemanis buatan, pengental ataupun pewarna.
Halaman 2 dari 6
Susu bisa dihasilkan baik dari hewani (sapi, kambing, domba) maupun nabati (kacang-kacangan, biji-bijian). Susu hewani sendiri memiliki cukup banyak nutrisi, sehingga menjadikannya sebagai sumber terbaik dari vitamin dan mineral.

Selain itu ada juga potasium vitamin B12, kalsium, vitamin D dan A, magnesium, zinc dan tiamin. Susu juga bisa menjadi sumber protein yang baik dan mengandung ratusan asam lemak yang berbeda, yang dapat membantumu mengurangi risiko terkena diabetes dan penyakit jantung, seperti dikutip dari situs Healthline.

Namun kandungan nutrisi pada susu tergantung dari beberapa faktor seperti kandungan lemak, makanan, serta perawatan dari hewannya sendiri. Misal susu yang dihasilkan dari sapi yang makan lebih banyak rumput, biasanya memiliki jumlah asam linoleic dan asam lemak omega-3 lebih banyak dan juga mengandung antioksidan seperti beta karoten yang membantu mengurangi radang dan stres oksidasi.

Susu kaya akan nutrisi, salah satunya adalah protein. Setiap satu cangkir susu mengandung 8 gram protein, yang sangat penting bagi tumbuh kembang tubuh, perbaikan sel-sel dan mengatur sistem imun.

Di dalam susu juga terkandung kesembilan asam amino yang sangat penting untuk membantu tubuh berfungsi lebih optimal. Ada juga dua tipe utama protein yang dikandung dalam susu yang disebut casein dan protein whey yang sangat baik untuk memperbaiki otot usai berolahraga.

Bahkan faktanya, konsumsi susu yang cukup banyak setelah berolahraga dapat mengurangi kerusakan otot, memperbaiki otot, meningkatkan kekuatan dan mengurangi nyeri otot. Meminum susu juga disebut dapat menurunkan risiko kehilangan otot akibat penuaan dalam beberapa studi.

Sudah banyak diketahui bahwa meminum susu dapat membantu memperkuat tulang. Hal ini disebabkan oleh kombinasi luar biasa dari kalsium, fosfot, potasium dan vitamin K2 (yang hanya bisa didapat dari susu sapi kaya lemak dan memakan rumput) yang dibutuhkan untuk menyehatkan tulang.

Sekitar 99 persen kalsium dalam tubuh berada di tulang dan gigi. Susu bisa menjadi sumber kalsium terbaik dan mampu mencegah risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang serta mengurangi risiko terjadinya fraktur.

Meminum susu juga bisa membantumu yang sedang berdiet. Dan ternyata bukan dengan susu rendah lemak atau susu skim, lho. Sebuah studi pada 145 anak-anak Latin berusia 3 tahun mengungkapkan bahwa konsumsi lemak berhubungan dengan penurunan risiko obesitas pada anak-anak.

Studi lainnya melibatkan lebih dari 18 ribu wanita paruh baya dan lansia yang menunjukkan bahwa memakan produk susu berlemak tinggi malah menurunkan berat badan dan risiko obesitas. Hal ini disebabkan kandungan dalam susu seperti protein dan asam linoleic yang dapat membantu membuatmu lebih kenyang lebih lama, sehingga mencegah makan berlebihan, serta membantu memecah lemak.

Susu merupakan sebuah bahan serbaguna yang bisa digunakan untuk apa saja, baik makanan maupun minuman. Jika sedang berdiet, kamu bisa mencampur susu dalam smoothies, oatmeal, kopi dan bahkan sup untuk cita rasa krim nan gurih.

Jika tak suka susu, ada juga produk susu lainnya yang memiliki nutrisi yang hampir sama. Misalnya yogurt tanpa rasa yang dibuat dari susu juga, bisa kamu jadikan topping atau memakannya langsung dengan buah-buahan.

Walaupun kaya akan nutrisi, ada beberapa kondisi tertentu yang membuat seseorang tak disarankan untuk mengonsumsinya. Seperti seseorang yang memiliki intoleransi laktosa yang tak bisa mencerna laktosa, gula dalam produk susu. Atau orang-orang yang memiliki pantangan makan, alasan kesehatan atau etis.

Sehingga mereka memilih untuk meminum susu yang berasal dari tanaman seperti kacang-kacangan atau biji-bijian. Ada susu almond, susu kelapa, susu kedelai, susu oat dan susu beras. Jika kamu tertarik meminum susu nabati, perhatikan untuk tidak meminum yang mengandung pemanis buatan, pengental ataupun pewarna.

(frp/up)

Berita Terkait